Suarastra.com – Konon, ranting yang rapuh tidak selalu patah karena kerasnya angin, terkadang ia runtuh karena terlalu lama menanggung beban yang tak sanggup dipikulnya. Begitulah kehidupan mengajarkan manusia.
Jangan merasa kuat hanya karena masih mampu berdiri, sebab setiap batang memiliki batas untuk menahan beban, dan setiap ranting mempunyai waktunya untuk melepaskan daun.
Orang tua dahulu berpesan,
“Jangan menguji kuatnya ranting dengan beban, jangan pula menguji sabarnya manusia dengan luka.”
Sebab yang tampak kokoh belum tentu tahan diterpa, dan yang terlihat rapuh belum tentu kehilangan daya hidupnya. Adakalanya, yang patah bukanlah tanda kelemahan, melainkan pertanda bahwa sesuatu telah terlalu lama dipaksa bertahan.
Demikianlah petuah alam, belajarlah menjadi kuat tanpa mengeraskan hati, dan belajarlah melepaskan sebelum segalanya patah.
Penulis : Avisapranatungga

