Penulis: Suara

Suarastra.com – Sebermula tersebutlah hikayat, di bumi Kutai negeri berdaulat, Mahakam mengalir membawa amanat, warisan bahari tiada berkarat. Hatta datang bulan penuh cahaya, berhimpun rakyat dengan sukacita, Erau bermula membuka cerita, adat pusaka dijunjung bersama. Berkumandang gendang di balairung seri, bersahut bunyi sepanjang negeri, tarian berlenggang penuh berseri, membangunkan kenangan zaman bahari. Payung kebesaran berkembang perlahan, pusaka dijunjung penuh kehormatan, setiap gerak mengandung perlambangan, setiap adat menyimpan pengajaran. Wahai anak cucu pewaris negeri, dengarkan petuah orang bahari, Erau bukan semata bersuka diri, tetapi amanah yang mesti lestari. Dalam beseprah duduklah bersama, tiada bertanya tinggi dan rendahnya, hidangan terbentang penuh karunia,…

Read More

Suarastra.com – Di kaki gunung yang megah, tertutup kabut misteri dan legendaris, hiduplah sepasang suami istri sederhana. Mereka adalah warga desa yang dikenal dengan kehidupan mereka yang penuh syukur dan kebaikan. Setiap hari, rumah mereka dikelilingi oleh keindahan taman kecil yang dipelihara dengan penuh cinta oleh putri mereka yang cantik, Arum. Arum memiliki hubungan yang khusus dengan bunga-bunga yang ada di taman itu, memancarkan keindahan dan aroma yang membuat taman mereka menjadi kebanggaan di desa. Bunga-bunga di taman mereka bukan hanya sekadar hiasan, tetapi simbol cinta dan kerja keras Arum yang terpatri dalam setiap kelopak dan daun. Arum, Putri Taman…

Read More

Suarastra.com – Petuah lama mengajarkan bahwa hidup tidak pernah benar-benar berhenti. Yang patah dapat tumbuh kembali, dan yang pergi memberi ruang bagi sesuatu yang baru. “Patah tumbuh, hilang berganti.” Di dalamnya tersimpan hikmah bahwa segala sesuatu memiliki waktunya. Ada yang datang untuk menemani, ada yang pergi untuk mengajarkan keikhlasan. Namun, tumbuh bukan berarti melupakan akar. Setinggi apa pun pohon menjulang, ia tetap hidup dari tanah yang dahulu menopangnya. Begitu pula manusia, sejauh apa pun melangkah, jangan sampai lupa dari mana ia berasal. Maka, jagalah warisan para leluhur. Bukan sekadar nama, benda, atau cerita, tetapi kebaikan yang mereka tanamkan. Sebab zaman…

Read More

Suarastra.com – Ada kalanya hidup membawa kita melawan arus, kita mendayung dengan tenaga yang tersisa, menahan lelah, sementara tepian terasa begitu jauh di hadapan mata. Pada saat seperti itu, kita sering bertanya, mengapa jalan ini harus begitu berat? Namun, bukankah sungai mengajarkan kepada kita tentang kesabaran? Air tidak pernah tergesa-gesa menuju muara. Ia mengalir, melewati batu, berbelok di tikungan, kadang tenang, kadang deras. Tetapi ia tetap berjalan, seolah percaya bahwa setiap aliran memiliki tujuan. Begitu pula manusia. Ada kesusahan yang datang bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk menguatkan. Ada kegagalan yang bukan akhir dari perjalanan, melainkan cara kehidupan mengajarkan kita untuk…

Read More

Suarastra.com – Ada masa ketika sejarah belum menjadi buku. Ia masih berupa suara yang mengalir bersama sungai, jejak kaki di tanah, doa yang dipanjatkan di bawah langit, dan nama-nama yang kelak diabadikan pada sebuah batu. Di hulu Sungai Mahakam, di wilayah Muara Kaman, jejak itu pernah tumbuh menjadi sebuah kerajaan yang kini dikenang sebagai salah satu kerajaan tertua di Nusantara : Kerajaan Kutai Martadipura. Diperkirakan berdiri sekitar abad ke-5 Masehi atau sekitar tahun 400 M, kerajaan bercorak Hindu tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan awal peradaban di Kalimantan Timur. Namun Kutai bukan sekadar cerita tentang raja dan kekuasaan. Di balik…

Read More

Suarastra.com – Persoalan sampah di Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), masih menjadi perhatian masyarakat. Hingga kini, wilayah tersebut belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang dapat digunakan untuk menampung sampah rumah tangga secara terpusat. Kondisi itu membuat pemerintah kecamatan harus mencari langkah sementara agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai maupun lokasi yang tidak diperbolehkan. Camat Muara Lawa, Gusti Muhamad Fadli, mengatakan persoalan tersebut sudah menjadi perhatian sejak dirinya mulai bertugas di Kecamatan Muara Lawa. Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemasangan spanduk imbauan agar tidak membuang sampah sembarangan. “Yang…

Read More

Suarastra.com – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berpeluang menggunakan teknologi baru. Presiden Prabowo Subianto meminta inovasi berupa tepung berbahan dasar tanaman umbi-umbian segera dikembangkan dan diuji dalam skala besar sebagai alternatif pemadam api. Instruksi itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko Penanganan Karhutla, Palembang, Sumatra Selatan, Senin (24/08/25) lalu.

Read More

Suarastra.com – Festival Budaya Erau Adat Kutai 2026 tidak hanya akan dipusatkan di kawasan Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Tahun ini, rangkaian kegiatan disebar ke empat lokasi berbeda yang masing-masing memiliki fungsi dan makna tersendiri, mulai dari prosesi sakral, pentas budaya, hingga napak tilas sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara (Kukar). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan Erau terus dimatangkan, termasuk pembentukan kepanitiaan. “Dalam persiapan ini kita sudah membentuk kepanitiaan. Sekretariat kita fokuskan di samping Kedaton,” kata Heriansyah, pada Rabu (26/08/26). Ia menjelaskan, titik pertama pelaksanaan berada di Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang akan menjadi…

Read More

Suarastra.com – Pada masa ketika waktu masih ditandai dari panjang bayangan tubuh dan senja menjadi batas sakral antara terang dan gelap, di sebuah kawasan yang kini dikenal sebagai Jalan Pesut, berdirilah sebuah gunung kecil yang dahulu dianggap suci dan angker. Gunung itu bukan sembarang gunung, ia diyakini sebagai tempat bersemayamnya makhluk-makhluk gaib, dan dijaga oleh satu sosok yang namanya bergetar di antara bisik rakyat: Bahok. Bahok, dalam tutur yang tersebar dari mulut ke mulut, adalah nama seekor anjing gaib. Namun, bukan anjing biasa. Tubuhnya besar, matanya merah menyala, bulunya hitam pekat bagaikan kabut malam, dan giginya tajam mengintai dari balik…

Read More

Suarastra.com – Kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi akan segera berganti identitas menjadi KRI Gajah Mada setelah resmi bergabung dengan armada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Pergantian nama tersebut dijadwalkan berlangsung setelah kapal tiba di Indonesia pada September 2026. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan, saat ini kapal masih berstatus milik Italia dan berlayar menggunakan bendera negara asalnya. “Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera Merah Putih dan menjadi KRI Gajah Mada. Mohon doanya, semoga selamat dalam perjalanan, sukses,” ujar Ali, dikutip dari Antara, Senin (24/08/26). ITS…

Read More