Suarastra.com – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong Festival Pesta Laut Pesisir di Kecamatan Samboja tetap dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi masyarakat pesisir.
Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan, mengatakan pihaknya hingga kini belum menerima informasi terbaru mengenai kepastian pelaksanaan Festival Pesta Laut Pesisir 2026.
Informasi yang masih ditunggu antara lain terkait jadwal kegiatan, besaran anggaran hingga konsep festival. Hal itu disampaikan Rahmat usai Rapat Paripurna DPRD Kukar, Rabu (30/09/26).
“Informasi dari OPD terkait kita masih menyesuaikan porsi anggarannya di pergeseran APBD Perubahan. Jadi, kita belum mendapatkan informasi yang valid,” ujar Rahmat.
Menurutnya, sejumlah aspek perlu dipastikan sebelum festival digelar, termasuk waktu pelaksanaan, dukungan anggaran dan bentuk tradisi yang akan ditampilkan.
Meski belum mengetahui kepastian pelaksanaannya, Rahmat menilai Pesta Laut memiliki nilai penting bagi masyarakat pesisir Samboja. Tradisi tersebut selama ini menjadi kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
“Yang pasti pesta laut memang dilaksanakan rutin setiap tahun. Kita dari Komisi II yang membidangi pariwisata mendorong untuk terus melestarikan tradisi-tradisi Kutai Kartanegara,” katanya.
Rahmat berharap pelaksanaan festival nantinya tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi tetap menjaga nilai-nilai tradisi yang menjadi identitas masyarakat pesisir.
Menurutnya, keberlanjutan kegiatan budaya seperti Pesta Laut juga dapat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata daerah. Dengan tetap mempertahankan unsur tradisinya, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan budaya pesisir Kukar kepada masyarakat yang lebih luas.
(Oby/Mii)

