Suarastra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka dalam mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kubar Frederick Edwin, pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kubar di Alun-Alun Itho, Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok, Kamis (05/11/26) pagi.
Pada Tahun Anggaran 2026, terdapat 10 penerima penghargaan yang terdiri atas delapan atlet dan dua pelatih. Mereka merupakan insan olahraga yang telah berkontribusi dalam perolehan medali bagi Kutai Barat pada sejumlah kejuaraan sepanjang 2024 hingga 2026.
Adapun prestasi yang menjadi dasar pemberian penghargaan berasal dari beberapa ajang, yakni Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kaltim 2025, Kejuaraan Provinsi FORKI 2024 untuk cabang olahraga karate, Kejuaraan Provinsi Panjat Tebing (FPTI) 2025 dan 2026, serta Kejuaraan Provinsi National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kaltim 2025.
Bupati Kubar, Frederick Edwin mengatakan, pemberian penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas proses panjang di balik setiap pencapaian.
“Prestasi yang diraih tidak terlepas dari latihan berkelanjutan, kedisiplinan, semangat juang, serta pendampingan para pelatih,” terang Frederick.
Di balik pencapaian tersebut, ia juga menyampaikan, terdapat pula banyak dukungan keluarga, pengurus organisasi olahraga, dan berbagai pihak yang bersama-sama membina serta mengembangkan potensi atlet Kubar.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyampaikan terima kasih atas perjuangan para atlet dan pelatih dalam membawa nama baik daerah,” tutur orang nomor satu di Kubar itu.
Terakhir, Frederick juga bilang, semoga apresiasi ini menjadi penyemangat untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta meraih prestasi yang lebih tinggi.
Diketahui, bonus yang diberikan Pemkab Kubar berkisar Rp3 juta hingga Rp7,5 juta. Nominal tersebut disesuaikan dengan prestasi yang diraih serta cabang olahraga yang diikuti masing-masing atlet.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kubar, Alsiyus, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian yang diberikan kepada atlet dan pelatih berprestasi. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka motivasi bagi generasi lain untuk menekuni dunia olahraga.
“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang telah memperhatikan serta memberikan apresiasi kepada atlet-atlet kita. Ini merupakan hal yang luar biasa karena akan memotivasi para atlet untuk lebih giat lagi ke depan,” ujarnya.
Ia menilai dukungan pemerintah dapat menumbuhkan keyakinan bahwa atlet tidak berjuang sendirian dalam mengejar prestasi. Perhatian tersebut juga menjadi sinyal positif bagi calon atlet bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen terhadap pengembangan olahraga.
“Ini akan membuka peluang bagi teman-teman lain untuk menjadi atlet karena mereka melihat ada kesungguhan pemerintah untuk membantu dan mendukung. Artinya, atlet tidak berjalan sendiri seperti sebelumnya. Ke depan, mereka tentu akan lebih semangat,” katanya.
Alsiyus juga menyampaikan, terima kasih kepada DPRD dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga di Kubar. Ia menilai pemberian penghargaan pada momentum HUT daerah menjadi kebanggaan tersendiri karena prestasi para atlet dapat disaksikan langsung oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Menurutnya, pengembangan olahraga di Kubar juga perlu ditopang dengan peningkatan fasilitas. Ia menyambut baik rencana pemerintah daerah untuk membangun dan memperbaiki sejumlah sarana olahraga, di antaranya kolam renang, GOR Desnan, serta Stadion Swalas Gunaq.
Di sisi lain, Alsiyus mengingatkan seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI agar terus membenahi tata kelola organisasi. Menurutnya, manajemen yang terbuka dan bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan atlet maupun pemerintah daerah.
“Harapan saya kepada semua atlet dan cabang olahraga di bawah KONI, tolong lakukan manajemen yang terbuka dan pembenahan organisasi, kepercayaan atlet harus tumbuh,” katanya.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat sudah menunjukkan perhatian yang serius kepada kita. Tinggal bagaimana kita menjaga kepercayaan itu dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab,” sambung Alsiyus.
Melalui pemberian penghargaan tersebut, Pemkab Kubar berharap para atlet dan pelatih semakin terpacu untuk meningkatkan kualitas pembinaan, menjunjung tinggi sportivitas, serta meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan mendatang.
Apresiasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan olahraga daerah membutuhkan kerja bersama, mulai dari dukungan pemerintah, tata kelola organisasi yang baik, hingga konsistensi atlet dan pelatih dalam membangun prestasi.
(Adv/Fac/Mii)


