Suarastra.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengalokasikan anggaran untuk penyediaan sekretariat bagi seluruh cabang olahraga (cabor). Dukungan fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang pembinaan organisasi sekaligus meningkatkan prestasi atlet.
Ia menegaskan, seluruh cabor harus mendapatkan perhatian tanpa terkecuali karena menjadi bagian dari pilar pembangunan olahraga di Kukar. Menurutnya, dukungan tidak hanya diperlukan dalam bentuk pembinaan atlet, tetapi juga penyediaan fasilitas kelembagaan seperti kantor atau sekretariat.
“Kita pastikan seluruh cabang olahraga (cabor) mendapatkan dukungan karena semuanya merupakan bagian dari pilar olahraga Kutai Kartanegara. Harapannya, seluruh cabor tanpa terkecuali mendapat perhatian, termasuk dalam penyediaan kantor atau sekretariat,” ujarnya, Rabu (04/11/26).
Ia menilai, selama ini kebutuhan sekretariat masih belum mendapat perhatian yang memadai. Kondisi tersebut membuat sebagian cabor belum memiliki tempat tetap untuk menjalankan aktivitas organisasi.
Padahal, menurut dirinya, pencapaian prestasi olahraga ditopang oleh tiga unsur penting, yakni sekretariat, tempat latihan, dan fasilitas penunjang. Ketiganya perlu dipenuhi secara seimbang agar proses pembinaan dan persiapan atlet dapat berjalan optimal.
“Selama ini, dukungan terhadap sekretariat seolah-olah masih kurang dan kerap dikesampingkan. Padahal, prestasi dapat diraih apabila tiga pilar pendukungnya terpenuhi, yakni sekretariat, tempat latihan, dan seluruh fasilitas penunjang. Jika salah satu pilar tersebut kurang, tentu akan berdampak terhadap pencapaian prestasi atlet,” kata Yani.
Karena itu, Yani berharap Dispora Kukar dapat memasukkan kebutuhan sekretariat seluruh cabor dalam perencanaan anggaran. Dengan adanya fasilitas yang lebih pasti, organisasi olahraga diharapkan dapat menjalankan kegiatan administrasi dan pembinaan secara lebih terarah.
“Kami berharap dukungan terhadap seluruh cabor dapat terus dikembangkan. Insyaallah, kami juga berharap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dapat menganggarkan kebutuhan sekretariat bagi seluruh cabor. Dengan begitu, tidak ada lagi cabor yang berpindah-pindah tempat tanpa memiliki sekretariat yang definitif,” tutupnya.
(Hen/Mii)

