Suarastra.com – Sekretariat DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) turut mengawal tahapan pembahasan hingga penetapan anggaran murni 2027 yang dijadwalkan berlangsung sepanjang November ini. Sekretaris DPRD Kukar, Lukman, berharap proses pembahasan antara pemerintah daerah dan DPRD dapat diselesaikan sesuai tahapan serta mencapai kesepakatan bersama.
Lukman mengatakan, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus dituntaskan melalui mekanisme pembahasan anggaran. Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam waktu dekat adalah penyelesaian tahapan penetapan anggaran murni 2027.
“Memang masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan melalui tahapan-tahapan yang ada. Apalagi, pada November ini tahapan yang sedang berjalan adalah proses penetapan, penyampaian, dan kesepakatan anggaran 2027,” ujarnya, Jumat (06/11/26).
Ia menyebut, Sekretariat DPRD memiliki peran dalam mengawal kelancaran proses tersebut agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai jadwal. Lukman berharap pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif dapat menghasilkan kesepakatan pada November ini.
“Mudah-mudahan pada November ini seluruh prosesnya bisa disepakati bersama, baik oleh pihak eksekutif maupun DPRD,” katanya.
Selain mengawal agenda anggaran, Lukman juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh jajaran di lingkungan Sekretariat DPRD Kukar. Menurutnya, setiap bagian perlu menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing agar pekerjaan dapat diselesaikan secara bertahap.
“Ke depan, saya berharap seluruh jajaran di bawah saya dapat bergerak bersama dan membangun kerja sama. Dengan begitu, tugas dan tanggung jawab kita dapat dijalankan secara objektif dan maksimal,” tuturnya.
Ia menambahkan, penyelesaian tahapan anggaran murni 2027 menjadi prioritas dalam waktu dekat. Karena itu, koordinasi dan kerja bersama antara seluruh pihak yang terlibat diperlukan agar proses pembahasan hingga penetapan dapat berjalan lancar.
“Dalam waktu dekat, yang menjadi fokus penyelesaian adalah tahapan penetapan anggaran murni 2027,” pungkasnya.
(Hen/Mii)

