Suarastra.com – Menteri Kebudayaan Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan Al Saud, menyoroti besarnya peluang kolaborasi budaya antara Indonesia dan Arab Saudi, terutama dalam pelestarian warisan budaya, pengembangan industri kreatif, serta kerja sama antar lembaga kebudayaan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara di Jakarta beberapa waktu yang lalu, dilansir dari ANTARA. Pangeran Badr menilai hubungan kedua negara yang telah terjalin lebih dari 75 tahun menjadi fondasi kuat bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di masa depan.
“Ke depan, terdapat potensi signifikan untuk memperdalam kolaborasi antar lembaga budaya, industri kreatif, dan pelestarian warisan budaya,” ujarnya.
Menurutnya, hubungan Indonesia dan Arab Saudi tidak hanya berakar pada kesamaan sejarah dan warisan budaya Islam, tetapi juga terus berkembang melampaui aspek keagamaan. Peluang kerja sama kini terbuka lebar melalui seni, budaya, serta pertukaran antar masyarakat.
Kerja sama budaya kedua negara, lanjutnya, menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor, termasuk pengelolaan museum, pelestarian warisan budaya, hingga industri kreatif. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi melalui kegiatan seperti festival budaya, pameran seni, produksi film, serta pertukaran akademik.
Berbagai inisiatif bersama tersebut dinilai mampu memperkuat pemahaman lintas budaya sekaligus menampilkan kekayaan dan keberagaman masyarakat dari kedua negara. Kolaborasi yang telah terjalin sebelumnya, seperti pembelajaran Bahasa Arab dan program pertukaran akademis, juga menjadi contoh nyata bagaimana hubungan budaya dapat membangun jembatan yang berkelanjutan.
Dalam memperkuat pertukaran budaya, Arab Saudi menawarkan beragam pengalaman yang mencerminkan kekayaan tradisinya. Mulai dari situs bersejarah seperti Diriyah dan AlUla, hingga pasar tradisional, musik, serta warisan kuliner yang khas.
Selain itu, Arab Saudi juga semakin aktif menyelenggarakan festival budaya, pameran, dan berbagai kegiatan seni yang memadukan warisan tradisional dengan kreativitas kontemporer.
“Pengalaman-pengalaman ini menawarkan kepada pengunjung pemahaman yang lebih mendalam tentang Kerajaan di luar apa yang biasanya dikenal,” kata Pangeran Badr.
Ia menambahkan, kesamaan nilai dan tradisi antara Indonesia dan Arab Saudi menjadi kekuatan penting dalam mempererat hubungan budaya. Dengan melibatkan seniman, institusi, dan komunitas dari kedua negara, kolaborasi diharapkan dapat terus berkembang dan menciptakan ruang ekspresi budaya yang lebih luas.
Arab Saudi, lanjutnya, sangat menghargai hubungan yang telah lama terjalin dengan Indonesia. Melalui interaksi budaya yang berkelanjutan, kedua negara dinilai telah membangun pemahaman serta apresiasi yang lebih mendalam terhadap kesamaan dan keunikan budaya masing-masing.
Ke depan, Pangeran Badr berharap hubungan tersebut dapat terus diperkuat. Ia juga mengundang masyarakat Indonesia untuk menjelajahi Arab Saudi dan merasakan langsung kekayaan budaya yang dimiliki negara tersebut.
(Caa)

