Suarastra.com – Di tengah derasnya arus informasi digital, peran media massa dinilai semakin penting sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Kesadaran itu mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Barat menggelar Audiensi Media Online Kerja Sama Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Kubar, pada Jumat (05/06/26).
Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan media online yang menjadi mitra publikasi pemerintah daerah pada Tahun Anggaran 2026.
Kepala Diskominfo Kutai Barat, Yuli Permata Mora, mengatakan media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan, pelayanan publik, hingga kebijakan pemerintah kepada masyarakat secara luas.
Karena itu, menurutnya, hubungan kemitraan yang terjalin perlu terus diperkuat agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sebagai mitra pemerintah daerah, media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan, pelayanan publik, serta berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, kami berharap rekan-rekan media dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan akurasi informasi serta etika jurnalistik,” ujar Yuli.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen menjaga hubungan yang baik dengan media sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi kunci agar kerja sama yang telah terbangun dapat berjalan harmonis dan memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya masyarakat.
“Apabila terdapat hal-hal yang perlu dikoordinasikan selama pelaksanaan kerja sama, kami membuka ruang komunikasi dan diskusi demi terciptanya kemitraan yang harmonis dan produktif,” katanya.
Yuli juga mengajak seluruh media mitra untuk bersama-sama menghadirkan informasi yang positif, faktual, dan bermanfaat, sehingga mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kutai Barat, Sapri, menjelaskan bahwa kerja sama media merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas akses informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, publikasi melalui media tidak hanya berfungsi menyampaikan program dan kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas.
“Melalui kerja sama ini, berbagai informasi terkait pembangunan daerah, pelayanan publik, serta potensi Kabupaten Kutai Barat dapat tersampaikan secara luas sehingga masyarakat dapat mengetahui perkembangan pembangunan yang sedang dan telah dilaksanakan pemerintah daerah,” jelas Sapri.
Ia menambahkan, keberadaan media juga membantu pemerintah memperkenalkan capaian pembangunan daerah hingga ke tingkat regional, sekaligus membangun citra positif Kutai Barat di mata publik.
Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap terbangun kesamaan persepsi dengan seluruh media mitra terkait pelaksanaan kerja sama publikasi tahun 2026. Dengan sinergi yang kuat, penyebarluasan informasi pembangunan diharapkan semakin efektif, transparan, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Di era keterbukaan informasi saat ini, kolaborasi antara pemerintah dan media bukan sekadar hubungan kerja sama, melainkan bagian dari upaya bersama menghadirkan informasi yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.
(Adv/Fac/Mii)


