Suarastra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) menerima bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bentuk dukungan penanganan bencana di daerah, di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar, pada Minggu (31/05/26).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, kepada Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 250 paket sembako, 150 paket selimut, 150 lembar matras, 100 paket peralatan kebersihan, serta 50 paket hygiene kit. Logistik tersebut akan digunakan untuk membantu masyarakat terdampak banjir sekaligus mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bupati Kubar, Frederick Edwin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan BNPB kepada masyarakat Kutai Barat yang terdampak bencana.
“Keberadaan BNPB di Kutai Barat merupakan bukti bahwa negara hadir untuk masyarakat. Saya menginstruksikan BPBD dan seluruh instansi terkait agar bantuan ini disalurkan secara transparan, akurat, dan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Frederick juga meminta para camat dan jajaran pemerintah di tingkat kecamatan terus memberikan motivasi kepada masyarakat yang terdampak agar tetap kuat menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Brigjen TNI Djohan Darmawan mengungkapkan bahwa berdasarkan data BNPB hingga 29 Mei 2026, tercatat sebanyak 1.001 kejadian bencana terjadi di Indonesia. Mayoritas atau sekitar 99,30 persen merupakan bencana hidrometeorologi seperti banjir, cuaca ekstrem, dan kebakaran hutan serta lahan.
“Tingginya angka kejadian bencana ini menunjukkan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar respons terhadap bencana dapat berjalan cepat dan efektif,” katanya.
Ia juga mengingatkan, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah keselamatan saat terjadi bencana, termasuk mematikan aliran listrik saat banjir dan menggunakan alat pelindung diri sesuai kebutuhan.
Sebelum menyerahkan bantuan, tim BNPB lebih dahulu melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, pada Sabtu (30/05/26) lalu.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Melalui dukungan logistik dan koordinasi yang terus diperkuat, pemerintah berharap proses penanganan bencana di Kutai Barat dapat berjalan lebih optimal serta membantu mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.
(Adv/Fac/Mii)


