Suarastra.com – Hitungan hari menuju pelaksanaan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) terus mematangkan berbagai persiapan.
Tak sekadar menjadi tuan rumah, ajang yang berlangsung pada 20–23 Juli 2026 mendatang itu juga dipandang sebagai kesempatan memperkenalkan inovasi masyarakat, produk unggulan, hingga kekayaan budaya Bumi Tanaa Purai Ngeriman kepada peserta dari seluruh Kaltim.
Kesiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Gelar TTG yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kutai Barat (Kubar) di Ruang Diklat Sekretariat Daerah, padaJumat (10/07/26). Rapat dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Rustam, bersama perangkat daerah dan unsur pendukung penyelenggaraan.
Dalam sambutan Bupati Kubar, Frederick Edwin yang dibacakan Rustam, ditegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Gelar TTG bergantung pada sinergi dan koordinasi seluruh pihak yang terlibat.
“Setiap perangkat daerah dan panitia diharapkan menjalankan tugas sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan seluruh aspek penyelenggaraan berjalan optimal, mulai dari kesiapan lokasi, administrasi, akomodasi peserta, transportasi, keamanan, layanan kesehatan, konsumsi, kebersihan, hingga publikasi kegiatan.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul sebelum pelaksanaan.
Bagi Pemkab Kubar, Gelar TTG bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkenalkan berbagai inovasi teknologi yang dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMK Kubar, Erlinsiana, mengatakan penunjukan Kutai Barat sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
Menurutnya, kegiatan ini akan diikuti perwakilan dari sembilan kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, sehingga seluruh persiapan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh.
“Berbagai tahapan telah kami lakukan, mulai dari koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pembentukan panitia, penyusunan rencana pelaksanaan, hingga koordinasi teknis bersama perangkat daerah terkait agar pelaksanaan berjalan tertib dan lancar,” jelasnya.
Melalui ajang tersebut, Kubar juga ingin memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari inovasi teknologi tepat guna hasil kreativitas masyarakat, produk lokal, hingga kekayaan seni, budaya, dan pariwisata yang menjadi identitas daerah.
Pemerintah berharap kehadiran seluruh peserta dari kabupaten dan kota se-Kaltim menjadi momentum memperkuat kolaborasi, berbagi pengalaman, serta mendorong lahirnya inovasi baru yang dapat diterapkan sesuai potensi masing-masing daerah.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan,Pemkab Kubar optimistis Gelar Teknologi Tepat Guna ke-XII Tingkat Provinsi Kaltim 2026 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu memperkuat citra Kubar sebagai daerah yang inovatif, terbuka terhadap kolaborasi, serta siap menjadi pusat pengembangan teknologi tepat guna yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
(Adv/Fac/Mii)


