Suarastra.com – Upaya menekan angka stunting terus membutuhkan dukungan berbagai pihak. Di Samarinda, komitmen itu kembali ditunjukkan Alfamidi melalui Program Protein Cegah Stunting yang menyasar puluhan balita yang membutuhkan perhatian khusus terkait pemenuhan gizi.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Alfamidi Cabang Samarinda menyalurkan bantuan gizi kepada 25 balita yang terindikasi stunting. Program tersebut mulai berjalan sejak 28 Mei 2026 dan akan berlangsung selama enam bulan ke depan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Alfamidi menyiapkan sebanyak 1.500 butir telur yang akan diberikan secara bertahap kepada para penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein hewani yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Branch Manager Alfamidi Samarinda, Markus Nurdianto, mengatakan penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
“Sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam menekan angka stunting di Indonesia. Karena itu, Alfamidi berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui program CSR yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak,” ujarnya, pada Jumat (19/06/26).
Menurut Markus, stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, perusahaan berupaya mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah melalui kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pemilihan telur sebagai bantuan utama bukan tanpa alasan. Selain mudah diperoleh dan dikonsumsi anak-anak, telur juga mengandung protein serta berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang balita.
“Melalui program ini kami berharap kebutuhan gizi anak-anak penerima manfaat dapat terbantu. Kami juga ingin mendorong semakin banyak pihak untuk terlibat dalam upaya penanganan stunting di daerah,” katanya.
Penyaluran tahap pertama bantuan dilakukan bertepatan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Daerah yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Momentum tersebut menjadi simbol kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
Program Protein Cegah Stunting juga menjadi bagian dari inisiatif Keluarga Sehat yang selama ini dijalankan Alfamidi. Selain bantuan pangan bergizi, perusahaan turut mendorong edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi dan konsumsi protein bagi anak-anak.
Kehadiran dunia usaha dalam program penanganan stunting dinilai mampu memperluas jangkauan bantuan, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
Melalui bantuan yang akan disalurkan secara berkelanjutan selama enam bulan, Alfamidi berharap kondisi kesehatan para balita penerima manfaat dapat semakin membaik dan risiko stunting dapat ditekan.
(Oby/Mii)

