Suarastra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) terus memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang profesional dan akuntabel. Salah satunya melalui Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level 1 yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Pelatihan berlangsung di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, pada Selasa (14/07/26), dan diikuti 30 ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas aparatur di bidang pengadaan barang dan jasa agar pelaksanaan pemerintahan semakin efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Kubar, Andi Abdi Susilo, mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKPSDM, mengatakan peningkatan kompetensi ASN merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung reformasi birokrasi.
Menurutnya, aparatur yang memiliki kemampuan dan sertifikasi di bidang pengadaan barang dan jasa akan mampu menjalankan tugas secara lebih profesional serta mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
“Sebagai instansi yang membidangi pengembangan sumber daya manusia aparatur, BKPSDM Kabupaten Kutai Barat berkomitmen memastikan setiap ASN memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugasnya, termasuk di bidang pengadaan barang/jasa. Investasi pada pelatihan semacam ini merupakan bagian dari upaya membangun ASN yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tuntutan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat,” ujarnya.
Andi menjelaskan, pelatihan dilaksanakan dengan metode blended learning. Sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka, peserta telah menjalani pembelajaran mandiri melalui sistem e-learning selama 11 hari, mulai 1 hingga 11 Juli 2026, dengan total 30 jam pelajaran.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi tatap muka selama dua hari sebagai penguatan materi sebelum menjalani Ujian Sertifikasi Kompetensi PBJP Level 1 yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (16/07/26) mendatang.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan pelatihan tersebut secara maksimal sehingga mampu lulus sertifikasi sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Jadikanlah pelatihan ini sebagai momentum untuk mengasah diri. Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tekun, jangan segan bertanya kepada fasilitator, dan terapkan setiap pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah melalui pembiayaan penuh ini hendaknya dibalas dengan hasil belajar yang optimal dan kelulusan pada ujian sertifikasi nanti,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kubar berharap semakin banyak ASN yang memiliki sertifikasi kompetensi di bidang pengadaan barang dan jasa. Dengan demikian, proses pengadaan di lingkungan pemerintah daerah diharapkan semakin efektif, profesional, transparan, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
(Adv/Fac/Mii)


