Suarastra.com – Persiapan tim sepak bola Kutai Barat (Kubar) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 memasuki tahap lebih serius. Setelah sebelumnya menjalani training camp (TC) mandiri, para pemain kini dikumpulkan dalam pemusatan latihan terpusat di Rumah Dinas Bupati Kubar.
Selama TC, pemain mendapat fasilitas tempat tinggal, konsumsi, serta jadwal latihan yang lebih teratur. Kondisi tersebut diharapkan membuat skuad lebih fokus membangun kekompakan dan meningkatkan kesiapan menghadapi Porprov.
Ketua Askab PSSI Kubar sekaligus Manajer Tim, Teddy Rakhmat, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, khususnya Bupati Frederick Edwin, terhadap persiapan cabang olahraga sepak bola.
“Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, atas seluruh support sejauh ini kepada cabor sepak bola,” kata Teddy saat ditemui awak media di Rumah Dinas Bupati Kubar, pada Rabu (16/09/26) malam.
Menurut Teddy, fasilitas yang diberikan pemerintah daerah menjadi ruang penting bagi tim untuk mempersiapkan diri secara lebih maksimal. Para pemain tidak lagi harus memikirkan kebutuhan tempat tinggal selama menjalani TC.
Meski begitu, Teddy menegaskan dukungan tersebut bukan satu-satunya tumpuan. Jika dalam perjalanan persiapan tim menghadapi kendala, Askab PSSI Kubar akan tetap mencari solusi.
“Kalau tidak bertemu dengan jalan, maka kami akan membuat jalan sendiri,” tegasnya.
Sebelum masuk TC terpusat, para pemain telah menjalani TC mandiri sejak 11 Agustus hingga 11 September 2026. Latihan dilakukan dari rumah masing-masing lantaran anggaran untuk pemusatan latihan belum turun.
Meski berlangsung secara mandiri, materi latihan tetap mengacu pada program yang diberikan pelatih kepala. Para pemain menjalankan program tersebut sebagai bagian dari persiapan menuju latihan bersama secara penuh.
TC terpusat sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 13 September hingga 13 November 2026. Setelah itu, tim direncanakan bertolak menuju Kabupaten Paser pada 16 November 2026 untuk mengikuti rangkaian Porprov Kaltim 2026.
Secara keseluruhan, persiapan tim sepak bola Kubar dirancang berlangsung sekitar tiga setengah bulan, sejak 10 Agustus hingga rangkaian Porprov selesai.
Durasi panjang itu dimanfaatkan untuk membangun kondisi fisik, meningkatkan pemahaman permainan, memperkuat kekompakan tim, sekaligus mempersiapkan mental bertanding para pemain.
Untuk meningkatkan kualitas tim, PSSI Kubar juga mendatangkan pelatih profesional berlisensi B AFC, Fauzi Lamarauna atau yang akrab disapa Coach Zicko.
Fauzi dipercaya menjadi pelatih kepala tim sepak bola Kubar menghadapi Porprov Kaltim 2026. Keputusan merekrut pelatih dari luar Kalimantan Timur dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman dan kemampuan kepelatihan yang dimilikinya.
Lisensi B AFC menjadi salah satu pertimbangan PSSI Kubar dalam memperkuat tim kepelatihan.
“Kami mengambil keputusan ini sebagai upaya memaksimalkan prestasi sepak bola Kutai Barat di Porprov 2026. Kami ingin membangun tim yang solid, berkarakter, dan mampu bersaing,” ujar Teddy.
Menurutnya, target tim bukan sekadar tampil dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Persiapan panjang diharapkan mampu menghasilkan perkembangan permainan dan memberikan hasil terbaik bagi Kubar.
Sementara itu, Ketua KONI Kubar, Alsiyus, turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap persiapan atlet sepak bola.
Menurut dia, penyediaan fasilitas TC di Rumah Dinas Bupati memberikan manfaat besar bagi para pemain. Selain tempat tinggal, dukungan moril dan materil juga dinilai membantu menjaga semangat atlet selama menjalani pemusatan latihan.
“Saya mau ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, yang sudah memperhatikan dan mau memberi bantuan berupa fasilitas tempat Training Camp (TC) di Rumah Dinas Bupati. Ini bantuan yang luar biasa,” kata Alsiyus.
Ia menilai kondisi pemusatan latihan yang lebih teratur dapat memberikan suasana berbeda bagi atlet. Pemain bisa berkonsentrasi menjalani program latihan tanpa terganggu persoalan kebutuhan dasar selama TC.
“Karena memberi tempat, membantu moril dan materil kepada atlet sepak bola Kutai Barat. Saya yakin atas dukungan pemerintah ini, sepak bola Kutai Barat ke depan akan bisa lebih maju dan berkembang,” ujarnya.
Alsiyus juga melihat suasana positif selama para pemain menjalani TC. Menurutnya, atlet terlihat lebih bersemangat karena kebutuhan mereka selama pemusatan latihan telah disiapkan.
“Mereka senang saya lihat di sini, keadaannya sangat luar biasa, teratur dan mereka bisa berlatih dengan sukacita. Semangat berlatih ketika dia dengan senang itu berbeda,” katanya.
Bagi KONI Kubar, suasana latihan yang nyaman menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan atlet. Kondisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan fisik, tetapi juga membantu menjaga semangat dan psikologis pemain menjelang persaingan di Porprov.
Sebelumnya, KONI Kubar juga telah menyalurkan bantuan kepada cabang olahraga untuk mendukung persiapan menghadapi Porprov. Bantuan tersebut digunakan untuk kebutuhan TC maupun pengadaan perlengkapan pertandingan.
Kini, para pemain sepak bola Kubar tinggal menjaga konsistensi latihan. Dari Rumah Dinas Bupati, perjalanan menuju Paser perlahan dimatangkan dengan satu tujuan, membawa nama Kutai Barat sebaik mungkin di panggung olahraga Kaltim.
(Oby/Mii)


