Suarastra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) kembali memperkuat komitmennya meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR).
Komitmen itu ditandai dengan serah terima penugasan Guru Muda Garda Depan (GMGD) Angkatan VII sekaligus pelantikan Guru Pengubah dalam Program Semangat Indonesia Cerdas, di Ruang Diklat Sekretariat Daerah, pada Kamis (16/07/26).
Kehadiran guru-guru muda tersebut diharapkan mampu memperluas pemerataan mutu pendidikan, terutama di wilayah pedalaman yang selama ini masih menghadapi tantangan dalam akses dan kualitas pembelajaran.
Acara dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar, Erick Victory, mewakili Bupati Kubar, bersama Sekretaris Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, Wedijanto Widarso, jajaran Dinas Pendidikan, kepala sekolah, pengawas, tenaga pendidik, serta para Guru Muda Garda Depan dan Guru Pengubah.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Erick Victory, Pemkab Kubar menyampaikan apresiasi kepada YPA-MDR yang secara konsisten mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui Program Semangat Indonesia Cerdas.
“Kehadiran Guru Muda Garda Depan diharapkan mampu memperkuat pemerataan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah pedalaman, sehingga kesenjangan layanan pendidikan dengan kawasan perkotaan dapat semakin diperkecil,” ujarnya.
Erick turut mengucapkan selamat kepada para Guru Pengubah yang resmi dilantik. Menurutnya, para guru tersebut diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di sekolah dengan menghadirkan inovasi pembelajaran yang lebih kreatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Ia menegaskan, pembangunan pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, terutama para pendidik yang memiliki dedikasi dan semangat berinovasi.
Karena itu, Pemkab Kubar meminta Dinas Pendidikan, camat, petinggi kampung, dan kepala sekolah memberikan pendampingan kepada Guru Muda Garda Depan selama masa penugasan, termasuk membantu mereka beradaptasi dengan budaya dan karakter masyarakat setempat.
Sementara itu, Sekretaris Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, Wedijanto Widarso, menjelaskan bahwa Program Semangat Indonesia Cerdas tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik siswa, tetapi juga penguatan karakter, kecakapan hidup, serta pengembangan seni dan budaya.
“Guru Muda Garda Depan Angkatan VII akan mendampingi sekolah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta mendukung berbagai program pembinaan yang dijalankan yayasan,” ujarnya.
Wedijanto juga menyampaikan, bahwa tahun 2026 menjadi tahun terakhir penugasan Guru Muda Garda Depan di Kabupaten Kubar sesuai siklus pendampingan yang telah dirancang oleh yayasan.
Melalui kolaborasi yang terus terjalin antara Pemkab Kubar dan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, diharapkan lahir lebih banyak inovasi di dunia pendidikan, meningkatnya kapasitas tenaga pendidik, serta terciptanya generasi muda Kubar yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
(Adv/Fac/Mii)


