Suarastra.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, mengusulkan agar atlet penyandang disabilitas yang meraih medali mendapatkan bonus lebih besar. Usulan ini disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi dan perjuangan mereka dalam mengharumkan nama daerah.
Perhatian tersebut ditujukan kepada atlet yang tergabung dalam National Paralympic Committee (NPC) dan turut memperkuat kontingen Kukar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser.
Kontingen Kukar dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026 itu diperkuat 1.160 atlet dari 64 cabang olahraga.
Yani menilai kontribusi atlet NPC dalam menyumbangkan medali, termasuk emas, perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Menurutnya, prestasi atlet penyandang disabilitas layak dihargai melalui skema bonus yang lebih besar.
“Memang tadi ada salah satu atlet NPC penyandang disabilitas yang juga banyak menyumbangkan medali emas. Maksud saya, khusus untuk atlet penyandang disabilitas, bonusnya bisa lebih besar dibandingkan atlet pada umumnya,” ujarnya, Rabu (04/11/26).
Ia menegaskan, besaran bonus perlu mempertimbangkan prestasi dan perjuangan yang telah ditunjukkan para atlet. Karena itu, penghargaan bagi atlet penyandang disabilitas diharapkan tidak justru lebih rendah.
“Kalau atlet pada umumnya mendapatkan bonus dengan nominal tertentu, seharusnya atlet penyandang disabilitas yang berprestasi juga mendapatkan bonus lebih besar, bukan justru lebih rendah,” katanya.
Dirinya menyebutkan, usulan tersebut akan dibicarakan lebih lanjut agar pemerintah daerah dapat mempertimbangkan skema pemberian bonus yang proporsional bagi atlet penyandang disabilitas.
“Nanti akan kita bicarakan agar ada sedikit pembedaan terkait bonus bagi atlet penyandang disabilitas. Ketika mereka berprestasi, bonusnya harus berbeda dengan atlet pada umumnya,” tutupnya.
(Hen/Mii)

