Suarastra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) terus menggalakkan edukasi pola konsumsi pangan sehat kepada generasi muda. Salah satunya melalui Sosialisasi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang digelar di SMP Negeri 1 Tering, pada Selasa (21/07/26).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun kesadaran siswa tentang pentingnya asupan gizi seimbang sebagai fondasi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan dihadiri Kepala Disketapang Kubar, Rion, Kepala Seksi PTK SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubar Windu, perwakilan TP PKK Kutai Barat Pokja III Julung Yose, perwakilan Bank Kaltimtara, unsur Polsek dan Koramil Tering, Kecamatan Tering, jajaran guru, serta para siswa SMP Negeri 1 Tering.
Kepala Disketapang Kubar, Rion, mengatakan kebiasaan mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman perlu ditanamkan sejak usia sekolah karena berpengaruh langsung terhadap kesehatan, tumbuh kembang, dan kemampuan belajar anak.
“Pemenuhan kebutuhan gizi memiliki peran penting terhadap kesehatan dan tumbuh kembang peserta didik. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, siswa diharapkan memiliki kondisi fisik yang lebih baik sehingga mampu mengikuti proses pembelajaran secara optimal,” ujarnya.
Ia mengapresiasi dukungan pihak sekolah dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari hingga dewasa.
Rion juga berharap pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai generasi penerus yang berkualitas pada 2045 mendatang.
Sementara itu, Kepala Seksi PTK SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat, Windu, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
“Pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga mencakup upaya menjaga kesehatan dan mendukung pertumbuhan peserta didik secara menyeluruh. Karena itu, kami berkomitmen mendukung program ketahanan pangan yang berdampak positif terhadap kualitas pendidikan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan TP PKK Kutai Barat Pokja III, Julung Yose, mengajak para pelajar membiasakan pola hidup sehat melalui langkah sederhana, seperti rutin mengonsumsi sarapan bergizi sebelum memulai aktivitas belajar.
Melalui sosialisasi B2SA ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap kesadaran siswa terhadap pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman terus meningkat. Dengan begitu, upaya menciptakan generasi Kutai Barat yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan dapat terwujud.
(Adv/Fac/Mii)


