Suarastra.com – Penguatan sarana pengairan dan penambahan lumbung menjadi kebutuhan penting untuk menjaga ketahanan sektor pertanian di Daerah Pemilihan (Dapil) V Kutai Kartanegara (Kukar) yang meliputi daerah Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, dan Samboja Barat.
Anggota Komisi II DPRD Kukar, Eko Wulandanu yang berasal dari Dapil V, menilai dukungan tersebut diperlukan untuk mengurangi dampak kemarau terhadap aktivitas dan produktivitas petani.
Ia mengatakan, perekonomian masyarakat di Dapil V banyak ditopang sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Karena itu, pengembangan ketiga sektor tersebut perlu menjadi perhatian agar potensi ekonomi masyarakat dapat terus berjalan.
“Dapil V memang perlu menggerakkan perekonomian melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Sebab, mayoritas wilayah di Dapil V ditopang oleh kegiatan di ketiga sektor tersebut,” ujarnya, Jumat (30/10/26).
Dirinya menjelaskan, sektor pertanian di wilayah tersebut memiliki beragam komoditas, terutama tanaman pangan seperti padi dan sayur-sayuran. Namun, produksi pangan tahun ini mengalami penurunan akibat kondisi cuaca ekstrem.
“Saya menganggap kondisi ini cukup ekstrem, mulai dari kemarau panjang hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan asap,” katanya.
Politisi dari fraksi PKB itu juga mengungkapkan, kondisi tersebut turut memengaruhi produktivitas pertanian sehingga hasil panen belum mampu menyamai capaian sebelumnya. Untuk itu, petani membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar aktivitas pertanian tetap berjalan.
“Tentu ada berbagai kebutuhan, mulai dari bantuan pupuk, pengairan yang layak, hingga penambahan lumbung-lumbung. Hal itu perlu ditingkatkan agar ketika terjadi kemarau seperti saat ini, dampaknya terhadap petani tidak terlalu besar,” pungkasnya.
(Hen/Mii)

