Suarastra.com – Tawa dan semangat ratusan anak mewarnai Taman Budaya Sendawar (TBS), Sabtu (25/07/26), dalam Festival Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama Bunda PAUD Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).
Sebanyak 160 peserta didik PAUD dan TK dari 16 kecamatan ambil bagian dalam festival tersebut. Beragam perlombaan digelar, mulai dari mewarnai, fashion show pakaian adat Nusantara, menyanyi, membaca puisi, mendongeng, menyusun puzzle, memindahkan bola, hingga estafet bola.
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, hadir sekaligus menutup secara resmi rangkaian kegiatan. Dalam sambutannya, ia mengatakan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, yang menjadi pengingat pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Kutai Barat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), yang mana menurut hemat saya anak-anak adalah penentu kualitas sumber daya manusia dan masa depan Kutai Barat di masa mendatang,” ujar Frederick Edwin.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya memenuhi hak-hak dasar anak, mulai dari hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, memperoleh perlindungan, hingga berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen, baik keluarga, sekolah, masyarakat, maupun lembaga adat agar tercipta lingkungan yang benar-benar ramah anak.
Sementara itu, Ketua Panitia, Seriwahyuni, mengatakan Festival Hari Anak Nasional bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri, kreativitas, dan kebersamaan di kalangan anak-anak.
“Kami berharap festival ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” kata Seriwahyuni.
Rangkaian Festival Hari Anak Nasional 2026 ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dari berbagai cabang lomba sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kreativitas, dan partisipasi seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap semangat Hari Anak Nasional tidak berhenti pada perayaan semata, tetapi menjadi momentum memperkuat perlindungan hak-hak anak serta membangun generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.
(Adv/Fac/Mii)


