Suarastra.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menyampaikan belasungkawa atas kebakaran di Jalan Kartini, Gang Karya, Tenggarong, Rabu (14/10/26) tengah malam, yang merenggut nyawa dua anak berusia 7 tahun dan 3 tahun. Sementara itu, orang tua kedua anak tersebut mengalami luka bakar hingga 80 persen dan dijadwalkan menjalani operasi di RSUD Aji Muhammad Parikesit.
Aulia menyatakan keprihatinannya atas musibah tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar juga menyiapkan langkah penanganan untuk membantu meringankan beban warga terdampak, mulai dari pemenuhan kebutuhan mendesak hingga upaya pemulihan.
“Kami sangat prihatin dan turut berduka atas kejadian ini, terlebih sampai merenggut korban jiwa. Kami mengimbau seluruh masyarakat Kukar agar bersama-sama melakukan upaya pencegahan sehingga kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya saat diwawancarai awak media, pada Rabu (14/10/26).
ia mengingatkan, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari aktivitas di dapur dan penggunaan instalasi listrik di rumah.
Lanjut, dirinya meminta, warga memastikan api di dapur benar-benar padam sebelum tidur. Peralatan listrik yang tidak digunakan juga perlu dimatikan dan dicabut dari stopkontak untuk mengurangi risiko kebakaran akibat korsleting.
“Ketika meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama, sebaiknya listrik yang tidak diperlukan dimatikan. Kita perlu memastikan tidak ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran di rumah,” imbaunya.
Di sisi lain, orang nomor satu di Kukar itu bilang, pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk menangani dampak kebakaran. Dalam jangka pendek, pemerintah berupaya memastikan warga di sekitar lokasi tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Untuk jangka pendek, kami berupaya agar masyarakat di sekitar lokasi tidak terhambat menjalankan aktivitas sehari-hari. Jika ada anak-anak yang kehilangan seragam sekolah, akan kita upayakan pengadaannya, begitu juga kebutuhan lainnya, sehingga beban warga yang terkena musibah bisa diringankan,” jelasnya.
Terakhir, Aulia kembali mengingatkan, agar masyarakat turut meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dan membiasakan langkah-langkah pencegahan kebakaran sejak dari rumah.
(Hen/Mii)

