Suarastra.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) berlangsung khidmat di Alun-Alun Itho, Kompleks Perkantoran Pemkab Kubar, pada Senin (17/08/26). Momentum tersebut dimaknai sebagai pengingat untuk terus menumbuhkan semangat membangun daerah.
Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, TNI-Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai elemen masyarakat. Meski berlangsung di bawah terik matahari musim kemarau, seluruh peserta mengikuti prosesi dengan tertib hingga selesai.
Pada upacara tersebut, Wakil Bupati Kubar H. Nanang Adriani bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dijabat Kapten Inf. Rahman Sahanung dari Kodim 0912/ Kubar dan Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf. Hariyadi.
Usai upacara, Bupati Kubar Frederick Edwin menegaskan peringatan Hari Kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan dan pembangunan.
“Semangat kemerdekaan harus kita sebarkan kepada seluruh masyarakat. Dengan kemerdekaan, kita memiliki kedaulatan untuk terus membangun, khususnya Kabupaten Kutai Barat,” ujarnya.
Menurut Frederick, mengisi kemerdekaan saat ini dilakukan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kubar akan terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi bagian penting yang harus terus kita perkuat. Ini merupakan bentuk nyata kita mengisi kemerdekaan,” katanya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah. Menurutnya, masa depan Kubar dan Indonesia berada di tangan generasi penerus yang harus memiliki semangat, kemampuan, dan kepedulian terhadap kemajuan bangsa.
Melalui peringatan HUT Ke-81 RI, Pemerintah Kabupaten Kubar berharap semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai modal membangun Kubar yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
(Oby/Mii)


