Suarastra.com – Sebanyak 233 guru ngaji di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti munaqasyah atau uji kemampuan sebagai bagian dari proses sertifikasi guru ngaji. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Sabtu (17/10/26), menjadi tahap awal dari rangkaian sertifikasi yang direncanakan diikuti sekitar 500 guru ngaji.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan proses sertifikasi diawali dengan kegiatan tahsin yang dilaksanakan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar. Kegiatan tersebut diikuti guru ngaji dari berbagai kecamatan untuk meningkatkan sekaligus menilai kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an.
“Mereka dikumpulkan di satu tempat, kemudian dinilai kemampuan baca tulis Al-Qurannya,” ujar Sunggono saat diwawancarai awak media.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar bekerja sama dengan lembaga dari Yogyakarta dalam pelaksanaan sertifikasi tersebut. Proses ini diharapkan menjadi dasar penetapan penerima insentif guru ngaji berdasarkan kualifikasi yang jelas dan terukur.
“Harapannya, mudah-mudahan sesuai dengan keinginan Pak Bupati melalui program Terima Kasih Guru Ngajiku,” katanya.
Sunggono menyebutkan, sebanyak 233 peserta menjalani munaqasyah tahap pertama yang berlangsung hingga Minggu (18/10/26). Sementara itu, jumlah keseluruhan guru ngaji yang direncanakan mengikuti proses sertifikasi mencapai sekitar 500 orang.
“Hari ini sebenarnya tahapan pertama. Ada 233 dari kurang lebih 500 guru ngaji yang akan kami munaqasyah sampai besok. Doakan mudah-mudahan semuanya lancar dan para ustaz serta ustazah pengampu yang mendampingi juga dalam keadaan sehat,” jelasnya.
Sebelum pelaksanaan munaqasyah, kegiatan tahsin telah dilakukan secara bertahap di sejumlah kecamatan, dimulai dari Kecamatan Sanga-Sanga. Pelaksanaannya melibatkan para sekretaris kecamatan yang juga menjabat sebagai ketua LPTQ di tingkat kecamatan.
Maka dari itu, dirinya mengapresiasi dukungan para pengurus LPTQ kecamatan yang telah memfasilitasi kegiatan tahsin sekaligus membantu memastikan para guru ngaji dapat mengikuti tahapan sertifikasi.
“Saya berterima kasih sekali kepada teman-teman sekcam sebagai ketua LPTQ kecamatan yang semuanya telah membantu memfasilitasi kegiatan tahsin di tingkat kecamatan,” ujarnya
“Termasuk hari ini, mereka hadir untuk memastikan guru-guru ngaji yang telah difasilitasi di masing-masing kecamatan bisa mengikuti kegiatan ini,” timpal Sunggono.
(Hen/Mii)

