Suarastra.com – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani, meminta petugas memastikan pendataan warga dan bangunan terdampak kebakaran di kawasan permukiman Tenggarong.
Hingga penanganan berlangsung, jumlah pasti bangunan yang terdampak masih belum diketahui, dengan perkiraan sementara kurang dari 10 unit.
Afe sapaan akrabnya mengatakan, kebakaran yang terjadi di Jalan Kartini, kawasan Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, sekitar pukul 23.45 hingga 01.00 Wita, itu membutuhkan penelusuran langsung di lapangan untuk memastikan data dan menjawab informasi yang masih simpang siur.
“Kejadian kebakaran seperti ini memang tidak pernah berhenti. Karena itu, kita berdoa agar selalu dimudahkan dalam setiap situasi. Kita harus siap, teman-teman harus selalu siap siaga, dan unit pemadam juga harus dalam kondisi siap digunakan,” ujar Afe saat berada di lokasi kebakaran, Rabu (14/10/26) malam.
Ia menjelaskan, informasi awal mengenai jumlah bangunan terdampak belum dapat dijadikan data final. Petugas masih perlu berkoordinasi dengan ketua RT dan memeriksa kondisi di lapangan untuk memastikan jumlah bangunan serta warga yang terdampak.
“Kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 23.45 hingga 01.00 Wita. Untuk jumlah bangunan, informasinya masih di bawah 10 bangunan. Tadi Pak Mungsin menyampaikan informasi tersebut, tetapi beliau juga belum bisa memastikan jumlah pastinya,” jelasnya.
Afe juga meminta petugas menelusuri informasi mengenai keluarga yang masih mencari anggota keluarganya. Menurutnya, pendataan perlu dilakukan sampai keberadaan warga yang dilaporkan belum diketahui dapat dipastikan.

“Kita perlu mencari ketua RT dan memastikan kembali jumlah bangunan yang terdampak. Kita perlu memastikan informasi di lapangan, terutama jika ada keluarga yang masih mencari anggota keluarganya,” katanya.
Dirinya juga menegaskan, petugas yang masih berada di lokasi diminta melanjutkan penelusuran selagi personel dan peralatan tersedia. Informasi yang telah dipastikan harus segera dilaporkan agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
“Selagi teman-teman masih berkumpul dan peralatan masih tersedia di sini, lakukan penelusuran sampai ada kepastian. Kalau sudah ditemukan atau diketahui keberadaannya, segera laporkan agar informasinya tidak simpang siur,” tegasnya.
Terkait perkembangan di lapangan Afe mengakui, saat ini data belum sepenuhnya terkumpul sehingga perkembangan situasi masih terus dipantau. Ia berharap seluruh informasi yang beredar dapat segera diklarifikasi sebelum petugas meninggalkan lokasi.
“Mudah-mudahan sampai kita meninggalkan lokasi ini, kabar-kabar yang beredar sudah terjawab. Jangan sampai masih ada persoalan yang belum diselesaikan. Kita tuntaskan penanganannya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kawasan kebakaran tersebut berada di lokasi Jalan Kartini kawasan Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, yang terjadi pada Selasa (13/10/26) sekitar pukul 23:45 hingga 01:00 wita yang berdampak di dua wilayan RT yaitu 61 dan 26.
(Hen/Mii)

