Suarastra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) terus mempercepat transformasi digital pada sektor pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan melalui penguatan infrastruktur teknologi informasi di RSUD Mangku Jaya Linggang agar pelayanan berbasis digital berjalan semakin optimal.
Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Barat bersama jajaran RSUD Mangku Jaya Linggang yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Kutai Barat, pada Rabu (04/06/26).
Audiensi yang merupakan tindak lanjut atas permohonan pihak rumah sakit itu diterima Sekretaris Diskominfo Kutai Barat Andre Fernanda didampingi Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Budi Eko Prasetya. Pertemuan difokuskan pada pembahasan kebutuhan penguatan jaringan internet dan server untuk mendukung sistem informasi rumah sakit.
Sekretaris Diskominfo Kutai Barat Andre Fernanda menjelaskan, pihaknya bersama manajemen rumah sakit membahas kondisi infrastruktur digital yang ada saat ini, termasuk berbagai kendala teknis yang memerlukan penanganan agar pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi dapat berjalan lebih maksimal.
“Hari ini RSUD Mangku Jaya Linggang melakukan audiensi bersama Diskominfo terkait kebutuhan infrastruktur jaringan digital, terutama kendala pada jaringan server serta upaya penguatan infrastruktur guna mendukung pelayanan teknologi informasi kesehatan yang optimal di rumah sakit,” ujarnya.
Andre mengatakan, hasil pertemuan menghasilkan kesepahaman bahwa RSUD Mangku Jaya Linggang akan menyampaikan data teknis secara lebih rinci sebagai bahan kajian. Selanjutnya, Diskominfo akan melakukan telaah sesuai kewenangannya sebelum menyusun rekomendasi teknis dan skema implementasi yang akan diterapkan.
Menurutnya, penguatan infrastruktur digital membutuhkan koordinasi lintas sektor agar solusi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan operasional pelayanan rumah sakit.
Sementara itu, Kepala Bidang Aptika Diskominfo Kutai Barat, Budi Eko Prasetya, menegaskan bahwa pengembangan teknologi informasi untuk mendukung layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
“Apa pun yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan akan menjadi prioritas kami. Selain kesehatan, sektor pendidikan dan administrasi kependudukan juga menjadi perhatian. Kami akan berupaya memberikan respons yang cepat terhadap kebutuhan yang mendukung pelayanan publik,” tegasnya.
Direktur RSUD Mangku Jaya Linggang, dr. Winardi, mengapresiasi dukungan yang diberikan Diskominfo Kutai Barat dalam penguatan infrastruktur digital rumah sakit. Menurutnya, audiensi tersebut menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan dalam pengelolaan sistem informasi rumah sakit.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo Kutai Barat atas komitmen dan dukungan yang terus diberikan. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin memperkuat kualitas jaringan internet di RSUD Mangku Jaya Linggang,” terangnya
“Melalui audiensi ini, kami memperoleh ruang diskusi yang sangat baik untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan yang ada, khususnya dalam mendukung layanan berbasis digital. Dengan dukungan dan langkah-langkah yang disepakati bersama, kami optimistis pelayanan kesehatan, termasuk layanan BPJS, dapat berjalan semakin lancar dan optimal,” tambah Winardi.
Terakhir, Winardi menyebutkan, meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi membuat kebutuhan terhadap jaringan internet dan server yang andal menjadi semakin penting.
“Sistem informasi rumah sakit yang terintegrasi memerlukan dukungan infrastruktur digital yang stabil agar seluruh proses pelayanan, termasuk penerbitan Surat Kontrol Peserta (SCP) BPJS secara real time, dapat berlangsung tanpa hambatan,” tandasnya.
(Adv/Fac/Mii)


