Suarastra.com – Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026 resmi ditutup di Panggung Utama Taman Budaya Sendawar, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), pada Kamis (23/07/26).
Selama tiga hari pelaksanaan, ajang ini menjadi ruang bertemunya inovator, pemerintah, akademisi, pelaku UMKM, hingga masyarakat untuk berbagi gagasan dan solusi berbasis teknologi tepat guna.
Mengusung tema “Teknologi Tepat Guna untuk Kemandirian dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kalimantan Timur”, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pameran inovasi, tetapi juga berbagai perlombaan dan forum diskusi yang mendorong lahirnya teknologi sederhana dengan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penutupan dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji beserta istri, perwakilan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim, Forkopimda Kabupaten Kubar, anggota DPRD Kutai Barat, serta kontingen dari seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim.
Bupati Kubar, Frederick Edwin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Gelar TTG XII di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Kaltim memiliki potensi besar dalam menghadirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai kebutuhan pembangunan daerah.
“Gelar TTG ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang lahirnya berbagai inovasi yang diharapkan dapat diterapkan di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, dan berbagai sektor produktif lainnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Frederick Edwin.
Ia menegaskan, berakhirnya Gelar TTG XII bukan berarti perjalanan inovasi turut selesai. Justru sebaliknya, momentum tersebut diharapkan menjadi awal bagi para inovator untuk terus menyempurnakan karya dan memperluas implementasinya di tengah masyarakat.
Frederick juga menyampaikan selamat kepada para pemenang lomba, sembari mengajak seluruh peserta untuk terus berkarya karena setiap inovasi memiliki kontribusi bagi kemajuan daerah.
Rangkaian penutupan turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) dan Lomba Teknologi Tepat Guna. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris penerima manfaat sebagai bagian dari program perlindungan sosial.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang dinilai berhasil menjadi tuan rumah penyelenggaraan Gelar TTG XII.
“Kami berharap berbagai inovasi yang lahir dari Gelar TTG tidak berhenti sebagai karya perlombaan, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi produk yang siap dimanfaatkan masyarakat dan memiliki nilai ekonomi,” kata Seno Aji.
Ia menilai teknologi tepat guna memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan para inovator harus terus diperkuat agar setiap inovasi mampu berkembang secara berkelanjutan.
Berakhirnya Gelar TTG XII menjadi penutup rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 21 Juli 2026. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu memperkuat kemandirian masyarakat dan mendorong pembangunan berbasis potensi lokal di Kaltim.
(Adv/Fac/Mii)


