Suarastra.com – Suasana libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi kawasan wisata Pantai Amal Lama, Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Jumlah kunjungan wisatawan melonjak, baik dari warga lokal maupun luar daerah.
Pantai yang berada di Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur ini tampak dipadati pengunjung yang datang untuk menikmati sisa momen libur bersama keluarga. Hamparan laut lepas yang terbentang luas di depan mata, dipadu hembusan angin sepoi-sepoi, menjadi daya tarik utama bagi para pelancong.
Sejak sore hari, kawasan pantai dipenuhi aktivitas wisatawan. Sebagian terlihat duduk santai di tepian pantai, sementara lainnya menikmati kebersamaan bersama keluarga di bawah rindangnya pepohonan.
Tak hanya menawarkan panorama alam, Pantai Amal Lama juga menjadi surga kuliner bagi pengunjung. Deretan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berjejer di sepanjang kawasan, menyajikan aneka hidangan laut segar yang menggugah selera.
Kondisi ini turut memberikan dampak positif bagi para pedagang. Lonjakan pengunjung selama libur Lebaran mendorong peningkatan penjualan, khususnya bagi pelaku usaha kuliner seafood.
Salah satu wisatawan asal Solo, Jawa Tengah, Biya (23), mengaku sengaja datang ke Pantai Amal Lama bersama keluarganya untuk menikmati suasana libur Lebaran di Tarakan.
“Pantainya bagus, anginnya juga enak, cocok untuk santai sama keluarga. Apalagi ini momen Lebaran, jadi sekalian liburan,” ujarnya.
Ia juga mengaku, terkesan dengan kuliner yang tersedia di kawasan pantai. Menurutnya, hidangan seafood yang disajikan terasa segar dan memiliki cita rasa khas.
“Seafood-nya enak dan fresh. Pilihannya juga banyak, jadi bisa sekalian kulineran sambil menikmati pemandangan laut,” tambahnya.
Lonjakan kunjungan ini menunjukkan bahwa Pantai Amal Lama masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat, khususnya saat momen libur panjang seperti Lebaran. Ke depan, kawasan ini diharapkan terus dikembangkan agar mampu memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
(Oby/Mii)

