Suarastra.com – Sebanyak 45 pelajar terbaik dari 14 kecamatan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) resmi mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Selama 22 hari ke depan, para peserta akan ditempa tidak hanya dalam kemampuan baris-berbaris, tetapi juga dibentuk menjadi generasi muda yang disiplin, berjiwa kepemimpinan, dan berkarakter Pancasila.
Pembukaan diklat berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, pada Rabu (29/07/26), dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kubar, Suwito, yang membacakan sambutan Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos melalui proses seleksi. Menurutnya, terpilih sebagai calon Paskibraka merupakan prestasi yang lahir dari kerja keras, kedisiplinan, serta semangat tinggi yang patut dibanggakan.
Bupati menegaskan, Program Paskibraka memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih saat peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022, program tersebut merupakan bagian dari proses kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
“Marilah seluruh peserta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dalam menjunjung tinggi disiplin, semangat nasionalisme, serta menjaga persatuan dalam keberagaman,” demikian pesan Bupati yang dibacakan Suwito.
Melalui pendidikan dan pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, cinta tanah air, serta jiwa kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ia juga menekankan, bahwa pembangunan Kabupaten Kubar tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia (sdm) yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki kecintaan terhadap bangsa serta daerah.
“Hal itu sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “Kutai Barat Semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata, dan Beradat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ramadan, menjelaskan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan bertujuan membentuk calon Paskibraka yang memiliki disiplin tinggi, mental tangguh, serta karakter Pancasila sebagai bekal menjalankan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI Tahun 2026.
“Kegiatan berlangsung selama 22 hari, mulai 28 Juli hingga 18 Agustus 2026. Kegiatan indoor dipusatkan di Hotel Sidodadi, sedangkan latihan fisik dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dilaksanakan di lapangan utama Alun-Alun Itho,” jelas Ramadan.
Selain latihan fisik dan PBB, para peserta juga akan menerima tujuh materi pembelajaran yang disampaikan narasumber dari Kodim 0912/Kutai Barat, Polres Kutai Barat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Badan Kesbangpol Kabupaten Kutai Barat.
Melalui rangkaian pendidikan dan pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap para calon Paskibraka tidak hanya sukses menjalankan tugas kenegaraan pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
(Adv/Fac/Mii)


