Suarastra.com – Aula Gedung Serbaguna DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dipenuhi kader dan alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Senin (29/06/26) malam. Musyawarah Cabang (Muscab) V Ikatan Keluarga Alumni PMII (IKA PMII) Kukar resmi dibuka dan menjadi momentum regenerasi kepemimpinan organisasi alumni tersebut.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, membuka langsung forum yang menjadi agenda tertinggi organisasi tingkat cabang itu. Selain memilih ketua baru, Muscab juga menjadi ruang konsolidasi alumni dalam merumuskan arah organisasi lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Aulia mengatakan Muscab memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa IKA PMII semakin maju.
“Malam ini kami melaksanakan pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) V IKA PMII Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebagaimana organisasi pada umumnya, Muscab merupakan forum untuk memilih ketua dan menyusun kepengurusan yang baru,” ujarnya.
Menurut Aulia, kekuatan dan jaringan alumni PMII yang tersebar di berbagai sektor dapat menjadi modal besar untuk mendukung pembangunan daerah. Karena itu, ia berharap proses Muscab berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan tetap menjaga soliditas organisasi.
“Semoga Muscab ini dapat berlangsung dengan baik, penuh soliditas, dan menjunjung tinggi semangat kekeluargaan. Dengan demikian, energi besar yang dimiliki IKA PMII dapat turut disalurkan untuk bersama-sama mendukung pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.
Ia juga berharap forum tersebut tidak hanya menghasilkan ketua baru, tetapi mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah.
“Kami berharap melalui Muscab ini dapat dirumuskan sejumlah poin penting yang berkaitan dengan kebijakan pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan masukan,” tuturnya.
Aulia menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar akan terus mendukung aktivitas organisasi mahasiswa maupun organisasi alumni yang dinilai memiliki kontribusi terhadap pembangunan daerah dan penguatan sumber daya manusia.
“Saya tetap berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan pergerakan mahasiswa maupun organisasi alumni pergerakan mahasiswa. Dukungan tersebut kami berikan, baik secara pribadi maupun dalam kapasitas saya sebagai Bupati Kutai Kartanegara,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muscab V IKA PMII Kukar, Hendra, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan pembukaan sebelum dilanjutkan agenda persidangan organisasi.
Menurutnya, Muscab kali ini tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat konsolidasi kader dan alumni PMII di Kutai Kartanegara.
“Tujuan utama Muscab adalah melahirkan regenerasi kepemimpinan yang mampu menghadirkan inovasi baru, memperkuat soliditas kader dan alumni PMII, serta membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujarnya.
Panitia menargetkan pelaksanaan Muscab dapat diselesaikan dalam satu hari apabila seluruh tahapan persidangan berjalan lancar. Namun apabila terdapat dinamika dalam proses pemilihan dan pembahasan organisasi, agenda dapat berlanjut hingga hari berikutnya.
Hingga pembukaan Muscab berlangsung, panitia mencatat enam nama telah menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon Ketua IKA PMII Kukar periode 2026–2031. Mereka adalah Al Hifni A, Nila Ariana, Erri Suparjan, Wahyudi, Rakhamdhan, dan Ismail Panda Lubis.
(Oby/Mii)

