Suarastra.com – Rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berlanjut. Memasuki hari ke-19 Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyambangi Desa Jantur, Kecamatan Muara Muntai, pada Senin (09/03/26) kemarin.
Kunjungan tersebut dirangkai dengan buka puasa bersama masyarakat di Masjid Jami’yyatuttaqwa, Desa Jantur. Suasana kebersamaan terasa hangat ketika pemerintah daerah dan warga berkumpul dalam satu ruang, mempererat silaturahmi di bulan yang penuh berkah.
Dalam kegiatan itu, Bupati Kukar didampingi KH Muhammad Zhofaruddin yang lebih dikenal sebagai Guru Udin, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar.
Sebelum berbuka puasa bersama, Aulia Rahman Basri menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat setempat. Ia juga menyempatkan diri meninjau langsung kondisi turap di area pemakaman desa yang selama ini menjadi keluhan warga karena mengalami kerusakan dan berpotensi longsor.
Di hadapan masyarakat, Aulia menegaskan bahwa kunjungannya ke Desa Jantur bukan sekadar agenda seremonial. Ia ingin memastikan pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan masyarakat serta memahami langsung kebutuhan di lapangan.
“Kunjungan kami ke sini tidak hanya menjadi agenda resmi. Kami ingin membangun kebersamaan dan kedekatan dengan masyarakat Jantur. Bagi kami ini seperti pulang kampung sendiri, karena almarhum ayah kami berasal dari daerah ini. Kami juga berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang diperlukan masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, Kecamatan Muara Muntai, khususnya Desa Jantur, memiliki makna historis tersendiri bagi keluarganya. Karena itu, Safari Ramadan menjadi kesempatan untuk kembali menjalin kedekatan sekaligus melihat langsung kondisi desa dan kebutuhan pembangunan yang ada.
Dalam kesempatan tersebut, Aulia memastikan pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti kebutuhan pembangunan turap di area pemakaman desa yang sebelumnya telah disampaikan masyarakat.
“Seperti yang telah kita lihat bersama tadi, kebutuhan masyarakat terkait pembangunan turap di area pemakaman akan segera kita rampungkan. Insyaallah pekerjaan tersebut akan segera kita lanjutkan dan selesaikan,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa Safari Ramadan yang digelar Pemkab Kukar setiap tahun bukan sekadar kegiatan keagamaan. Agenda ini juga menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah dengan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah dapat melihat secara langsung kondisi infrastruktur, pelayanan publik, hingga berbagai kebutuhan masyarakat yang perlu mendapat perhatian.
Pada kesempatan itu, Aulia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan 17 Program Kukar Idaman Terbaik yang menjadi arah pembangunan Kabupaten Kukar periode 2025–2030.
Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting agar seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Kukar.
(Oby)

