Suarastra.com – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin, menggelar silaturahmi sekaligus reses bersama insan pers di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Makan CEO Terapung Cafe Etam, Mangkurawang, pada Rabu (28/1/26).
Pertemuan ini dihadiri para wartawan dan pengurusan baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kukar periode 2025–2028. Suasana diskusi berlangsung santai namun sarat dengan isu-isu strategis yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam dialog tersebut, sejumlah wartawan menyampaikan temuannya dilapangan terkait minimnya akses jaringan internet di beberapa wilayah Kukar. Kondisi ini dinilai menjadi hambatan serius, terutama dikalangan aktivitas masyarakat terutama dalam hal penyampaian informasi secara daring.
“In sya Allah tahun ini DPRD Kaltim akan mendorong perbaikan jaringan internet di kurang lebih 800 titik, dan harus tuntas pada tahun 2026,” ujar Salehuddin menanggapi aspirasi tersebut.
Selain persoalan infrastruktur digital, Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) itu juga menanggapi, pertanyaan wartawan mengenai maraknya kasus pelecehan seksual di lingkungan pendidikan. Menurutnya, persoalan ini harus dilihat secara serius dan menyeluruh.

“Kasus pelecehan seksual ini seperti fenomena gunung es. Yang terlihat di permukaan mungkin sedikit, tetapi masalah yang tidak tampak jauh lebih besar, khususnya di dunia pendidikan kita, termasuk di Kukar,” ungkap politisi Partai Golkar tersebut.
Sebagai perwakilan rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kukar, Ia pun menegaskan akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui koordinasi lintas komisi di DPRD Kaltim.
“Nantinya saya akan berkoordinasi dengan Komisi IV yang memang membidangi persoalan pendidikan dan perlindungan anak, termasuk kasus pelecehan seksual,” jelasnya.
Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan insan pers. Salehuddin menilai wartawan memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah.
(Oby/Mii)

