
Paragraf yang tersisa :
Dari dentum gong hingga harum dupa yang memudar di angin senja, Dahau 2025 meninggalkan waris di tanah Sendawar. Adat bukan sekadar kenangan, melainkan napas yang menyalakan jati diri sebuah bangsa. Selama bumi masih bernafas dan manusia masih tahu berterima kasih, Dahau akan tetap hidup sebagai cahaya, sebagai doa, sebagai warisan yang abadi.
Penulis : Redaksi Suarastra.com
Sumber Foto : Roy Ijonk

