Suarastra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) bagi Purna Paskibraka Tingkat Kabupaten Kutai Barat Tahun 2025 di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, pada Jumat (03/07/26).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Kubar, Suwito. Diklat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pemahaman ideologi Pancasila sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, nasionalis, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Dalam sambutan tertulis Bupati Kubar yang dibacakan Suwito, disampaikan bahwa Purna Paskibraka merupakan generasi muda terpilih yang memiliki tanggung jawab besar sebagai teladan di tengah masyarakat.
“Diklat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah mempersiapkan generasi muda sebagai benteng pertahanan bangsa, teladan bagi masyarakat, serta motor penggerak dalam membumikan nilai-nilai luhur Pancasila di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi menghadirkan tantangan baru terhadap penguatan ideologi bangsa. Karena itu, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai Pancasila agar mampu menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.
Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi mengenai Pancasila secara teoritis, tetapi juga didorong untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Kesbangpol Kubar, Ramadan, mengatakan kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan peserta untuk mengikuti seleksi Duta Pancasila.
“Pembinaan ini diharap mampu melahirkan generasi muda yang memiliki komitmen kuat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” kata Ramadan.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dari narasumber Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yakni Sapta Mupkat Tatar Purpa, Fadilliyah, dan Mujahidah. Selain itu, Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Ideologi Pancasila BPIP, Toto Purbiyanto, turut memberikan arahan secara virtual melalui Zoom Meeting.
Melalui Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap para Purna Paskibraka mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
(Adv/Fac/Mii)


