Suarastra.com – Komunitas olahraga airsoft di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memasuki fase baru. Ismail Situju Ramo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang Indonesian Airsofter Association (INASSOC) Kukar periode 2026–2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat DPRD Kukar, pada Sabtu (24/1/26).
Muscab tersebut menjadi momentum konsolidasi bagi seluruh komunitas dan pegiat airsoft di Kukar. Sebagai induk organisasi olahraga airsoft di Indonesia, INASSOC diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet sekaligus mempererat soliditas antar komunitas di daerah.
Dalam kepengurusan periode ini, Mirza Achmad yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPC HIPPI) Kukar 2025–2030 ditetapkan sebagai pembina INASSOC Kukar.
Ismail yang dikenal aktif di dunia airsoft memiliki rekam jejak prestasi di tingkat nasional. Ia pernah mewakili Kalimantan Timur (Kaltim) pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) 2023 di Bandung dan berhasil meraih Juara II kategori sniper action.
Usai terpilih, Ismail menegaskan bahwa fokus awal kepengurusannya adalah mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan nasional dalam waktu dekat.
“Dalam waktu dekat kami akan menggelar pemusatan latihan. Insyaallah ada kejuaraan nasional di Jakarta, jadi sekitar lima bulan ke depan kami fokus menyiapkan atlet,” ujar Ismail.
Ia mengakui, kepengurusan yang baru terbentuk pada Januari membuat waktu persiapan cukup terbatas. Namun, hal itu tidak menyurutkan optimisme jajaran INASSOC Kukar.
“Memang kami agak terlambat memulai pembinaan, tapi kami optimistis persiapan masih bisa dikejar. Target keberangkatan sekitar Juni atau Juli,” jelasnya.
Saat ini, para atlet airsoft Kukar tetap menjalani latihan rutin minimal satu kali dalam sepekan. Latihan tersebut dijalankan di sela-sela kesibukan para atlet yang sebagian besar bekerja dan menempuh pendidikan.
Selain fokus pada pembinaan atlet, kepengurusan INASSOC Kukar periode 2026–2030 juga akan segera menyusun struktur organisasi, program kerja, serta rencana anggaran biaya untuk satu tahun ke depan.
“Kami juga menyiapkan target jangka panjang dengan menyusun proposal ke KORMI. Harapannya, jika ada dukungan anggaran, training center bisa dijalankan lebih maksimal,” ungkap Ismail.
Ia menegaskan, target besar INASSOC Kukar adalah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
“Target kami jelas, harus bisa menang di kejuaraan nasional dan Pornas. Terakhir kami ikut Fornas 2023, ke depan kami ingin tampil dengan persiapan yang jauh lebih matang,” pungkasnya.
(*/Oby/Mii)

