Suarastra.com – Pada zaman orang dahulu kala, tatkala adat dijunjung tinggi dan budi pekerti menjadi pakaian hidup, ada pesan yang selalu dititipkan orang tua kepada anak cucunya :
“Jangan melangkahi orang yang lebih tua.”
Maka barang siapa berjalan, hendaklah ia menilik ke bawah, menyusur langkah dengan hati-hati, kerana yang lebih tua itu bukan sekadar tubuh yang terbaring, melainkan tempat bertumpunya umur, doa, dan berkat.
Adapun melangkahi orang tua disamakan dengan melangkahi adat, menyongsong hidup tanpa tunduk, dan memutus aliran restu yang halus namun kuat kuasanya. Maka kata orang tua-tua, orang yang demikian lakunya, mudah terantuk dalam jalan hidupnya, rezekinya payah melekat, dan bicaranya kurang beroleh timbang rasa.
Namun sesungguhnya, di balik larangan itu tersimpan pengajaran yang luhur :
Supaya yang muda belajar merendah sebelum meninggi, mengenal batas sebelum melangkah jauh, dan memelihara hormat sebagai suluh perjalanan hidup. Kerana orang yang tahu menundukkan langkahnya, kelak akan tahu menegakkan dirinya dengan beradab dan berakal.
#Avisapranatungga

