Suarastra.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memasuki babak baru kepemimpinan. Kepengurusan Pimpinan Cabang masa bakti 2024-2028 resmi dilantik pada Minggu (14/12/2025) malam lalu, di Ruang Serba Guna Gedung DPRD Kukar, Tenggarong, dengan Desman Minang Endianto dipercaya sebagai ketua.
Pelantikan ini bukan sekadar pergantian struktur organisasi, tetapi menjadi penanda kesiapan GP Ansor Kukar untuk memperluas perannya di tengah masyarakat. Sejumlah pengurus pusat GP Ansor, unsur Forkopimda, serta pimpinan daerah turut menyaksikan prosesi tersebut, termasuk Sekda Kukar Sunggono, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, dan Wakil Ketua DPRD Abdul Rasid.
Ketua PC GP Ansor Kukar Desman Minang Endianto, menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi pintu masuk bagi organisasi untuk bekerja secara lebih konkret dan terukur. Setelah cukup lama menunggu proses formal organisasi, ia memastikan GP Ansor Kukar kini siap bergerak penuh.
“Secara administrasi, SK kepengurusan sudah terbit sejak tahun lalu. Pelantikan ini menjadi penegasan bahwa kami sudah bisa menjalankan roda organisasi secara aktif dan sah,” kata Desman.
Ia menyampaikan, agenda utama kepengurusan ke depan adalah konsolidasi organisasi hingga menjangkau seluruh wilayah kecamatan di Kukar. Mulai 2026, GP Ansor menargetkan pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 20 kecamatan sebagai fondasi penguatan basis kader.
“Baru sekitar 12 PAC yang terbentuk. Kami ingin memastikan struktur organisasi benar-benar hidup sampai ke bawah, bahkan nantinya dilanjutkan ke tingkat ranting,” ujarnya.
Menurut Desman, penguatan struktur bukan hanya soal jumlah kepengurusan, tetapi juga upaya menghadirkan Ansor lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Dengan jaringan yang kuat, organisasi diharapkan mampu merespons isu sosial, keagamaan, dan kebangsaan secara lebih cepat dan tepat.
Di sisi lain, GP Ansor Kukar juga menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah. Desman menilai visi pembangunan Kukar Idaman Terbaik yang diusung Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin memiliki irisan kuat dengan nilai-nilai perjuangan Ansor.
“Kami akan berdiri sebagai mitra strategis pemerintah daerah, terutama pada program yang selaras seperti ketahanan pangan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya itu, Ia menambahkan, setiap periode kepengurusan memiliki tantangan dan warna tersendiri. Pada masa bakti ini, GP Ansor Kukar ingin meninggalkan jejak yang lebih substansial melalui kerja nyata.
“Target kami sederhana, organisasi ini harus hadir dan memberi manfaat. Itulah ukuran keberhasilan GP Ansor di Kutai Kartanegara,” tutup Desman.
(Oby/Mii)

