Suarastra.com – Senja di Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Duri, terasa berbeda. Di kediaman Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Hamdiah Z, lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun, menyatu dengan suasana Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan, pada Rabu (18/03/26).
Kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan khataman Al-Qur’an ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Ia tumbuh sebagai ruang silaturahmi antara wakil rakyat, masyarakat, dan lembaga sosial. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kukar turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara dimulai dari khataman Al-Qur’an, doa khatmil Qur’an, kultum Ramadan, zikir bersama, hingga doa menjelang berbuka. Setelah itu, suasana berlanjut dengan salat magrib berjamaah, makan bersama, dan penyerahan bingkisan kepada masyarakat.
Di tengah kegiatan, Hamdiah menyampaikan pesan yang sederhana, namun menyentuh. Ia mengajak masyarakat memaknai Ramadan sebagai ruang untuk menata hati dan memperkuat kepedulian.
“Di bulan yang penuh keberkahan ini, mari kita saling melembutkan hati, tetap bersabar, dan ikhlas dalam menjalani kehidupan, serta berbagi kepada anak-anak Kukar yang sedang menuntut ilmu agama di luar daerah,” ujarnya.
Bagi politisi Partai Nasdem itu, Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang bagaimana menghadirkan diri di tengah masyarakat dengan rasa empati.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat silaturahmi. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya sebagai wakil rakyat, tetapi juga sebagai bagian dari mereka,” katanya.
Kehadiran Baznas Kukar dalam kegiatan ini, menurutnya, menjadi bagian penting dalam memperluas makna berbagi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Dengan menggandeng Baznas, kami berharap kegiatan ini tidak hanya membawa keberkahan secara spiritual, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.
Perwakilan Baznas Kukar yang hadir turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Sinergi antara wakil rakyat dan lembaga sosial dinilai sebagai langkah nyata dalam membangun kepedulian bersama di tengah masyarakat.
Di sisi lain, warga yang hadir merasakan kehangatan yang berbeda. Bagi mereka, kegiatan ini bukan hanya soal berbuka puasa bersama, tetapi juga tentang rasa dihargai dan kedekatan yang terjalin.
Menjelang akhir kegiatan, Hamdiah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan sebagai anggota DPRD, kami mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
Di tengah Ramadan, pertemuan sederhana ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah inti dari setiap langkah yang dijalani.
(Oby/Mii)

